Sinopsis "Beautiful Mind" (24 Juni – 9 Agustus)

Sejak ditayangkan pada 20 Juni 2016, ekspektasi tinggi dari pemirsa setia K-drama akan tayangan berkualitas merupakan hal yang tak dapat diganggu gugat. Sutradara Mo Wan Il paham bahwa reputasinya ia pertaruhkan disini, mengingat ia harus menghadirkan wajah baru, Park So-dam, kendati ia sudah bertindak sangat tepat dengan memilih Jang-hyuk sebagai tokoh utama.

Sebelum drama Korea "Beautiful Mind" ini resmi ditayangkan sebagai pengganti “Baek-hee Has Returned” yang hanya berjumlah empat episode di KBS, pada hari Senin dan Selasa, pemirsa belum bisa menebak, mengapa sang tokoh utama, yakni dokter Lee Young-Oh bertekad untuk merahasiakan jati dirinya, di episode-episode awal.

Pun, rahasia ini terjaga karena semua orang memandang dia sebagai seorang dokter bedah paling handal di Seoul selama bertahun-tahun. Terlepas dari sikapnya yang tak punya empati kepada siapapun, dimana semua keputusan ia lakukan tanpa mengedepankan rasa iba dan unsur manusiawi, ia masih menjadi dokter paling terpercaya.

Namun, sang dokter perlahan mengubah sikap dari kurang empati menjadi sangat peduli setelah ia mendapati sebuah kasus yang melibatkan kematian mendadak dari salah satu pasiennya. Awal ia bekerja di rumah sakit Hyeonseong, ia sudah menjadi sosok kontroversial dimana ia memprediksi bahwa salah satu calon presiden, Kim Myeong-soo ternyata sekarat karena kerusakan jaringan otak.

 

 

 

Karena itu, kepala tim bedah menyuruhnya untuk melakukan operasi kepada Myeong-soo. Sebaliknya, ia menolak menangani operasi bedah kepada korban kecelakaan karena ia yakin operasi bedah tidak akan menyelamatkan nyawanya. Pesaing utamanya, Hyeon Seok-joo membantah hal ini, kendati upayanya di meja operasi memang gagal, dan si pasien pun meninggal.

Rahasia mengapa dirinya menjadi seorang dokter yang sangat tidak manusiawi terungkap di episode kedua, dimana Lee Yeong-oh dikeluarkan dari tim bedah, dan digantikan oleh Kim Myeongsoo. Hal ini terjadi setelah Yeong-oh dianggap telah menukar salah satu mayat pasien, dengan tubuh orang lain. Hal ini memancing sang ayah, Lee Geon-myeong untuk datang kepadanya. Lee Yeong-oh cukup membaca ekspresi wajah sang ayah, untuk dapat mengerti apa yang ia rasakan.

Lee Yeong-oh sebenarnya menderita Antisocial Personality Disorder atau gangguan jiwa antisosial dimana ia tidak merasa kasihan sedikitpun kepada orang lain. Hal ini ia derita sejak kecil, sehingga sang ayah mengajarkannya bagaimana membaca emosi seseorang dari ekspresi wajah.

Setelah berjalan kurang lebih delapan episode, kita bisa menyaksikan kematangan karakter Jang Hyuk. Ia sudah menunjukkan ekspresi seorang dokter berdarah dingin yang sempat menolak korban kecelakaan, hingga akhirnya ia berubah menjadi seseorang yang memiliki empati yang sangat besar, setelah ia menangani seorang korban yang direkomendasikan oleh seorang gadis yang membuatnya jatuh cinta, Gye Jin-seong, seorang polisi wanita yang diperankan oleh Park So-dam.

 

 

Sebelumnya, aktor Yoo Ah-in menolak peran ini, sebelum akhirnya Lee Jong-suk juga melakukan hal yang sama. Jang-hyuk ternyata menerima tawaran untuk menjadi dokter berdarah dingin ini, dan sukses menjalankan perannya hingga drama memasuki episode ke delapan.

Bahkan, di episode ke 7, terjadi momen menarik dimana Yeong-oh merasa galau, setelah mengalami pertarungan batin saat Jin-seong mengajaknya ke desa tanah kelahirannya. Disini, Jin-seong berkata bahwa ia sengaja mengajak Yeong-oh ke desanya, supaya ia tahu bagaimana bahagianya kehidupan semua warga di desa Jin-seong karena mereka saling membantu layaknya keluarga sendiri.

Yeong-oh sempat marah karena ia menganggap bahwa dirinya tak pantas datang ke desa kecil, hanya untuk melihat sekumpulan orang saling tolong menolong. Yeong-oh pun ‘menolak’ keinginannya untuk sembuh dari penyakit yang sudah menggerogoti otaknya itu. Sebaliknya, Yeong-oh yakin bahwa Jin-seong hanya ingin menunjukkan bahwa ia lebih unggul dari Yeong-oh.

“Manusia memang tidak boleh saling membantu, karena membantu orang lain sama dengan menunjukkan kelemahan, sehingga ia bisa menjadi sasaran tepat untuk diserang.” Kendati ucapannya ini ia lontarkan dengan serius, sorot matanya terlihat ragu karena ia sedikit mengagumi bagaimana bahagianya memiliki seseorang yang bisa membantunya.

 

 

Selain Jang Hyuk  dan Park So-dam, sederet nama lain yang punya kontribusi besar dalam mengangkat drama ini menjadi salah satu drama terfavorit di jam tayang pukul 22:00 adalah Yoon Hyun-min, Park Se-young, Oh Jung-se, Ryu Seung-soo, Ha Jae-sook, Heo Joon-ho, Lee Jae-ryong, Shim Yi-young, bahkan figuran yang tampil sekilas pun adalah aktor beken yakni Jeon Sung-woo dan Dong-ha serta Jang Ki-yong. 

Cukup menarik disimak, bagaimana drama “Beautiful Mind” bisa bersaing dengan drama Korea terbaru “Doctors”. Keduanya memiliki tema serupa, yakni kehidupan para dokter dan awak medis di rumah sakit, meskipun masing-masing memiliki plot cerita yang berbeda. Di segi rating, "Doctors" masih merajai dengan jumlah TVR 19.2% pada 12 Juli lalu, sedangkan "Beautiful Mind" memiliki TVR 4.3%

“Beautiful Mind” masih menyisakan lebih dari 10 episode, sehingga akhir cerita masih belum dapat diprediksi sekarang. Banyak pihak memprediksi bahwa sang dokter berhati dingin akan berubah 180 derajat. Namun, banyak pula yang berharap bahwa sutradara Mo Wan-il menghadirkan drama yang anti klimaks.