Sinopsis "My Gap-soon" (September 2016)

Jangan khawatir merasa dianaktirikan jika Anda adalah penggemar drama Korea yang sudah menginjak usia 30 tahun keatas. Anda mungkin sedikit jenuh dengan beberapa drama Korea terbaru yang menghadirkan kisah-kisah percintaan ABG, dengan konflik-konflik khas remaja. Dan, Anda juga mungkin bosan dengan drama keluarga yang berisi intrik untuk mengejar harta warisan dan kekuasaan.

Kalau begitu K Drama My Gap-soon akan menghibur Anda yang sudah bosan dengan segala sesuatu yang berbau kekinian. Mungkin, sang sutradara Boo Seong-cheol paham bahwa kontribusi penambah rating juga mereka yang sudah paruh baya.

Korean drama ini memang masih mengusung tema tentang keluarga. Namun demikian, “My Gap-soon” lebih berfokus pada kehidupan pernikahan di era sekarang, dari sudut pandang positif. SBS akan menayangkannya pada hari Sabtu dan Minggu, pukul 20:45.

“My Gap-soon” akan menghadirkan dua tokoh utama yang pasti tak asing bagi mereka yang sudah menggandrungi drama Korea sejak puluhan tahun. “My Gap Soon” menjadi ajang reuni drama “Unkind Women” dimana Lee Ha na akan tampil lagi bersama dengan Song Jae-rim, dan berperan sebagai kekasih yang selalu merepotkan.

 

 

 

Si gadis ini akan menginjak usia 30 tahun, dan dia berharap . Padahal, sang kekasih ini, adalah pengangguran yang berharap lulus dari ujian untuk menjadi pegawai negeri sipil. Ia sudah mengikuti ujian PNS berkali-kali dan tetap saja gagal. Nah, untuk menyambung hidup, ia bekerja paruh waktu.

Intinya, Gap-dol yang diperankan dengan sangat apik oleh Song Jae-rim. Ia terlahir dari keluarga miskin, karena ibunya adalah seorang janda yang bekerja serabutan demi membesarkan anak-anaknya. Gap-dol pun tak bisa lepas dari lingkaran kemiskinan karena ia juga dibesarkan di lingkungan yang tak dapat membuatnya berkembang.

Untuk bekerja lebih layak, ia tidak punya keahlian banyak. Pun, ia tak punya teman yang bisa membantunya untuk mencari pekerjaan yang bisa memberikan gaji yang cukup buat sekedar makan.

Sejak ia masih di usia sekolah dasar, ia bukanlah anak yang selalu ‘beruntung’. Di kalangan teman-temannya, ia tidak punya kecerdasan yang spesial. Sayangnya, sang ibu mengharapkan yang sebaliknya. Ia selalu menekankan semua hal yang ia impikan kepada anak lelakinya itu.

 

 

 

Harapan yang sangat tinggi kepada Gap-dol kecil itu membuat Gap-dol sering berbohong supaya sang ibu tak kecewa karena ia tak dapat mewujudkan harapannya. Bahkan, hingga dewasa, masih saja sulit baginya untuk dapat mewujudkan harapan sang ibu.

Masalah tidak hanya ia hadapi dari sosok yang sudah melahirkannya itu. Ia juga memiliki seorang kekasih yang sudah bersamanya selama sepuluh tahun. Alih-alih meninggalkannya karena ia terus menerus menganggur, si gadis ini malah sangat setia kepadanya.

Tetapi, bukan sang pria tak ingin memiliki pasangan setia, sehidup semati, namun si gadis ngotot ingin dinikahi secepatnya. Meskipun sang pria tak pernah berjanji untuk menikahinya segera, si gadis tetap bersikukuh ingin menikah dengannya, setelah si pria yang seolah tak pernah beruntung ini bisa menjadi PNS.

Ada satu lagi seorang wanita di samping Gap-dol yang tak kalah mengesalkan. Ia adalah kakaknya, Jae-soon. Diperankan oleh Yoo-sun, si kakak ini menjadi sosok yang sangat nyinyir, apalagi setelah ia gagal dalam pernikahannya yang pertama. Seolah tak jera, ia justru menikah lagi, dan ternyata gagal lagi. Masalah yang dihadapi sang ibunda pun seolah tak habis

“My Gap-soon” memang drama yang menggelitik. Apa yang diangkat dalam K drama ini merupakan salah satu wujud nyata dari masalah-masalah yang terjadi pada umumnya di keluarga modern, dan juga pada pasangan muda di masa sekarang.

Dalam drama Korea terbaru ini, diangkat pula beberapa adegan yang menunjukkan fenomena yang masih umum terjadi di Korea Selatan seperti pernikahan konvensional, dimana pasangan suami istri dijodohkan, perceraian, pernikahan ulang, hidup bersama tanpa menikah, pasangan yang putus cinta.

 

 

Namun dari semua tokoh yang hadir dalam Korean drama ini, Song Jae-rim pasti sangat menarik perhatian. Ia memang hadir sebagai sosok protagonis, tetapi ia bukanlah karakter pria yang sempurna yang tampan dan kaya raya. Padahal, drama Korea kebanyakan menghadirkan tokoh utama pria yang sedemikian,

Namun, Jae-rim memang aktor profesional yang sering memilih peran yang ditawarkan kepadanya. Jika ia menganggap bahwa peran tersebut membuatnya tertantang untuk memerankannya, pastilah ia menyanggupi.

Ingat kan saat ia menjadi pengawal setia raja di “The Moon That Embraces the Sun”? Atau saat ia menjadi seorang editor yang bertepuk sebelah tangan dalam drama sebelumnya, “Goodbye Mr. Black”? Song pun memiliki pengalaman berakting dalam drama keluarga, yakni “Unkind Women” yang sukses di KBS.

Penggemar Lee Ha Na dan Jae-rim mengharapkan penampilan sempurna mereka. Terlepas dari kematangan akting mereka berdua yang pernah sangat diminati oleh penggemarnya di “Unkind Women”, naskah drama ini lahir dari Makjang Queen Moon Young-nam yang juga menorehkan prestasi saat menjadi penulis naskah “King’s Family”.

Ok, setelah “Yes, That’s How It Is” berakhir, silakan menikmati drama seru nan kocak ini.