Sinopsis "Road to the Airport" (September 2016)

Tidak ada yang lebih menarik selain menantikan kehadiran drama Korea terbaru, dimana peran utamanya terdiri dari aktor dan aktris yang tak sekedar jual tampang. Ya, mungkin ada sebagian orang yang berminat dengan sebuah tayangan berseri, yang menghadirkan tampang oke, namun minim talenta berakting.

Tetapi, banyak pula pecinta K-drama yang tak ingin melewatkan satu episode pun dari drakor yang menghadirkan aktor dan aktris yang kaya talenta.

Hal ini menjadi kepedulian yang teramat sangat mendalam bagi sutradara Kim Cheol-gyoo. Dari tangan dinginnya, ia menghadirkan “Road to the Airport'” yang bakal menjadi salah satu Korean drama andalan KBS di awal September tahun ini. Kita tahu persis bahwa KBS tidak pernah menayangkan drama secara asal-asalan. Hampir semua drama yang ditayangkan KBS di semua jam tayang merupakan hasil seleksi maksimal.

Namun demikian, butuh waktu lama bagi KBS untuk menayangkannya. Sebelum ini, “Road to the Airport” sempat direncanakan untuk ditayangkan pada bulan Juni, meskipun akhirnya yang muncul di hadapan kita adalah “Uncontrollably Fond”.

Road to the Airport adalah salah satu drama Korea yang sempat diperebutkan oleh KBS dan SBS.  Sebelum drama ini, kedua stasiun televisi tersebut juga memperebutkan “Incarnation of Jealousy”, yang akhirnya dimenangkan oleh SBS. 

 

 

Menantikan tayangan “Road To the Airport” tidak akan sia-sia. Pertama, plot cerita K drama ini tidak sekedar menghadirkan kisah cinta sepasang kekasih. Kedua, drama ini menjadi menarik karena adanya hubungan yang erat diantara beberapa orang yang tidak memiliki hubungan darah atapun perkawinan.

Dari “Road to The Airport”, pemirsa dapat menyaksikan bahwa ada pertalian dan ikatan batin yang erat di antara beberapa orang yang terikat secara emosi, kendati tidak ada hubungan keluarga diantara mereka. 

Menarik untuk dinikmati bagaimana rasa empati, kasih sayang, dan keinginan untuk melindungi ternyata tidak harus selalu dari mereka yang masih punya hubungan keluarga. Siap-siap saja ‘baper’. Plot cerita drama ini menghadirkan hubungan yang sangat erat antara seorang pria dan wanita yang menikah, saat usia mereka mencapai 30 hingga 40 tahun. Hmm, apakah drama ini menghadirkan masa puber kedua dari seorang pria dan wanita? 

Tetapi, K drama ini tidak secara spesifik menghadirkan pekerjaan para awak pesawat, namun lebih cenderung menggambarkan kehidupan sehari-hari mereka secara detail. “Road To The Airport”, juga memperlihatkan keindahan di pulau Jeju, serta arsitektur kuno Korea yang memang sangat terkenal di pulau itu.

 

 

Bisa jadi, drama ini tidak hanya menarik karena plot ceritanya, tetapi juga latar belakang lokasi syuting yang beragam. Porsi yang ditampilkan lebih dari sekedar konversasi antar karakter, tetapi juga perjalanan yang ditempuh oleh para kru pesawat tersebut. Mereka, yang jauh dari rumah dan mungkin sedang bergelut dengan berbagai masalah rumah tangga, mencari kenyamanan dari perjalanan mereka tersebut.

Tetapi, jangan salah. Ini bukan drama perselingkuhan atau kencan buta antara mereka yang sudah menikah. Namun, lebih pada persahabatan dari orang-orang yang kesepian, terlepas dari predikat ‘puber kedua’ itu tadi.

Asal tahu saja, “Road To The Airport” merupakan masterpiece dari sang penulis naskah gaek, Lee Sook Yeon, yang sudah sangat dikenal publik melalui naskah ciamiknya dalam film “One Fine Spring Day”. Debutnya ia mulai saat menulis naskah "The Sword With No Name”.

Kalau sebuah drama ditulis oleh penulis naskah bertalenta dan ditangani oleh sutradara bertangan dingin, tentu tidak sempurna rasanya apabila drama ini tidak dibintangi oleh aktor dan aktris yang istimewa.

 

 

Kim Ha-neul hadir sebagai Choi Soo-ah, seorang pramugari yang sudah berpengalaman selama lebih dari 12 tahun. Ia menikah dengan seorang pilot saat ia masih baru memulai karirnya, dan memiliki seorang anak yang kini duduk di kelas lima SD.

Sebagai seorang pramugari berpengalaman, ia juga memiliki kemampuan untuk bisa beradaptasi dengan banyak orang, dari berbagai kalangan dan usia dengan mudah. Ia pun menganggap dirinya sebagai seorang ibu yang luar biasa. Namun, saat ia menginjak usia 36 tahun, ia menghadapi perubahan secara signifikan. Hal ini terjadi, saat ia bertemu dengan Seo Do-woo (Lee Sang-yoon).

Siapa Seo Do-woo? Ia adalah seorang arsitek paruh waktu. Kepribadiannya yang hangat dan menyenangkan membuatnya tak kesulitan untuk bergaul. Ia pun memiliki keluarga kecil dan bahagia dengan istri dan anak perempuannya. Dan, hal yang sama terjadi. Kehidupannya berubah saat ia bertemu dengan Choi Soo-ha.

Pada awalnya, tidak ada hal istimewa yang terjadi di antara keduanya. Lambat laun, ada perasaan ‘lain’ di antara mereka berdua, setelah keduanya saling bertemu dan berkomunikasi secara intens.

Menarik untuk disimak, bagaimana antusiasme Kim Ha-neul saat menerima tawaran untuk bermain dalam drama ini. “Saat itu, saya merasa tidak sabar menjadi seorang ibu dalam drama Korea terbaru "Road to the Airport". Saya ingin tahu bagaimana dipanggil ‘ibu’ oleh seseorang,” ujarnya, saat jumpa pers peluncuran drama ini. Ha-neul memang telah menikah, dan mengaku bahagia dengan pernikahan yang baru digelar pada bulan Maret 2016 lalu itu.