Sinopsis Goblin (November 2016)

Penyuka film fantasi masih harus bersabar hingga bulan November 2016, karena tvN segera menayangkan drama Korea terbaru yang dijamin bakal berbeda dari drama fantasi kebanyakan. Biasanya, kita menyaksikan kisah fiksi ilmiah. Namun, kali ini, K-drama “Goblin” akan membawa kita ke dunia supranatural.

“Goblin” adalah nama sekelompok makhluk yang hidup di sebuah dunia tersendiri. Kalau kita umpamakan, “Goblin” sebanding dengan “Hobbit” dalam trilogi “Lord of The Rings”. Goblin memiliki kehidupan abadi. Kehidupan abadi ini bisa hilang dengan bantuan seorang manusia dengan kesaktian khusus, serta tinggal bersama dengan malaikat maut

Rupanya, drama ini tak berakhir menyenangkan, dimana goblin dan malaikat maut terpaksa menemui akhir kehidupan mereka dengan pergi terbuang ke dunia lain.

Bersabarlah, karena “Goblin” masih akan disiarkan pasca usainya drama terbaru lain dari tvN, yakni “K2”, yang baru akan selesai penayangannya di awal November setelah baru mulai ditayangkan pasca berakhirnya “The Good Wife”. “Goblin” menambah lengkap daftar drama berkualitas yang ditayangkan di tvN, sejak awal tahun. Hal ini berarti, drama-drama di tvN sudah mendominasi daftar acara dengan rating tertinggi di tahun 2016 ini.

 

Seistimewa Apa Goblin?

 

 

Bagaimana jika penulis naskah Descendants of the Sun, Kim Eun-sook kini ingin menuangkan inspirasinya dalam bentuk cerita fantasi? Hasilnya adalah drama “Goblin”, yang akan dibintangi oleh aktor sekaliber Gong Yoo.

Siapa yang tak tahu pria yang sangat apik totalitasnya dalam K drama “A Man and a Woman” dan “Big” ini? Bagaimana dia akan menjadi sosok makhluk, bukan manusia dan bukan pula monster mengerikan, tetapi bisa hidup selamanya? Ia dan seorang malaikat maut akhirnya tinggal bersama, dimana kebersamaan mereka menimbulkan rasa cinta meskipun keduanya harus ‘pindah’ ke dunia lain jika mereka masih ingin hidup bersama.

Bukankah cerita demikian sangatlah akrab di telinga kita, dimana salah satu drama lain di tvN juga menghadirkan seorang cenayang yang akhirnya jatuh cinta dengan hantu yang tidak bisa ditaklukkan? Atau, kita justru ingat dengan saga “Twilight”, dimana seorang gadis yang jatuh cinta kepada drakula akhirnya merelakan dirinya untuk bisa menjadi drakula supaya hidup abadi? Rupanya, kisah seperti ini masih disuka banyak pecinta drama.

Goblin, adalah seorang makhluk tanpa cela, yang selalu memberi perlindungan kepada siapapun. Namun, ia sudah lelah dengan kehidupan sempurna yang dimilikinya, serta semua keindahan yang ia alami. Ia harus menikah dengan seorang pengantin wanita untuk mengakhiri kehidupannya yang abadi.

 

 

 

Alasannya? Mungkin kita yang akan menyimpulkannya sendiri setelah menyaksikan beberapa episode. Yang jelas, kita akan menyaksikan bahwa si Goblin dan si malaikat maut ini bertemu karena takdir dan karena sudah dikutuk. Mereka harus menjalani hidup sebagai makhluk yang dikutuk, namun mereka ditakdirkan bersama sesuai perjanjian, hingga si Goblin bisa menghilangkan ‘status’ sebagai manusia abadi. 

Jika dipikir-pikir, cerita seperti ini mewajibkan para pemirsa untuk terlena dalam fantasi tingkat tinggi, yang seolah tak menunjukkan ‘kelas’ dari seorang penulis naskah sekaliber Kim Eun-sook. Cerita-cerita seperti ini lebih cocok ditulis oleh para pakar penulis cerita drama romansa, baik dengan bumbu komedi, action atau thriller. Toh, ujung-ujungnya berakhir dengan kisah cinta pula.

Sekilas, drama seperti ini terkesan monoton dan tak spesial. Tetapi, tak mungkin penulis sekelas Kim Eun-sook akan membiarkan aktor populer Gong Yoo dan aktris selevel Kim Go Eun berperan penting dalam drama ini. Kita masih belum tahu, bagaimana latar belakang drama ini, efek visual yang digunakan, serta plot cerita secara detail.

Gong Yoo mungkin sudah terbiasa dengan peran seperti ini, karena ia juga pernah menjadi ‘sosok non-manusia’ “With The Gods”. Berperan sebagai ‘goblin’ tentu tak akan sulit baginya. Sementara itu, untuk tokoh utama wanita, Kim Go Eun yang juga pas sebagai Hong Seol saat membintangi drama komedi “Cheese in The Trap” dan kini akan menunjukkan kembali kualitasnya dalam drama berbeda genre.

 

 

 

Si fenomenal Go Eun mungkin ingin mencoba bagaimana asyiknya berkutat di layar kaca, karena “Cheese In the Trap” adalah drama pertama yang ia bintangi. Wanita kelahiran 2 Juli 1991 ini justru lebih berpengalaman membintangi film.

Memang, debutnya di layar lebar ‘baru’ ia mulai di tahun 2012 yakni film “Muse”, meski ia langsung menarik perhatian pemerhati film internasional sekaligus menyabet ragam penghargaan sebagai Aktris Terbaik untuk perannya sebagai Han Eun-gyo, seorang siswi SMU yang menjadi sosok yang dicintai seorang seniman, sekaligus dosen berusia 70 tahun. Tetapi salah satu siswanya, yang jatuh cinta kepada Eun-gyo, mencuri hasil karyanya karena rasa cemburu yang besar.

Sepanjang karirnya, ia selalu membintangi film dengan genre ‘berat’ macam thriller dan misteri. Pertama kalinya ia membintangi drama ‘ringan’ adalah “Cheese In the Trap”, dan tentu penampilannya masih sangat menawan. Kita tunggu saja, bagaimana ia akan menjadi sosok malaikat pencabut nyawa yang amnesia.