Drama Korea Terbaru "Jackpot" (2016)

sinopsis jackpot 2016

Beberapa stasiun televisi bersaing menghadirkan drama Korea terbaru di awal pekan, penghujung bulan Maret. Salah satunya adalah SBS, yang menayangkan pengganti drama yang sempat merajai rating, “Six Flying Dragons”, yakni “Jackpot” dengan 24 episode. Tentu saja, jam tayangnya masih sama yakni hari Senin dan Selasa pukul 22:00. Jam penayangan yang dirasa cukup pas, jika melihat genre dari drama ini.

Jangan dibayangkan kalau drama Korea 2016 ini adalah tentang kehidupan gemerlap yang terkait dengan permainan terpopuler di kasino, hanya karena judulnya. Drama ini serupa dengan penggantinya, dengan latar belakang tema klasik sejarah.

Fokus dari cerita ini adalah seorang pangeran yang harus menerima nasibnya sebagai petani miskin. Sampai ia paham bahwa ternyata ia dibuang oleh kakaknya, ia langsung ingin membalaskan dendamnya. Sang pangeran tersebut adalah Dae-gil (Jang Geun-seok) dan kakaknya yang rakus tahta, Yeong Jo (Yeo Jin-goo). Pertarungan keduanya adalah inti dari pertarungan ini. Drama ini menjadi drama perdana Jang Geun-seok setelah absen selama tiga tahun.

Stasiun televisi SBS sengaja mengalokasikan jam tayang hari Senin dan Selasa untuk drama dengan tema sejarah klasik selama dua kali berturut-turut. Setelah 'Six Flying Dragons' sukses dengan rating yang bagus, kini giliran “Jackpot” yang harus membuktikan bahwa drama ini juga mampu bersaing.

 

 

Memang, ada sedikit unsur fantasi penulisnya disini, namun drama ini menggambarkan bahwa kisah tentang perebutan kekuasaan, tahta dan cinta itu ada di masa-masa Joseon. Bagi mereka yang belum move on dari “Six Flying Dragons”, “Jackpot” bisa menjadi alternatif tontonan pengganti.

Tim produksi "Jackpot" mengutarakan bahwa Jang Geun-seok sudah menunjukkan ketertarikannya akan drama ini,sejak naskah pertama ia baca. Terbukti, ia pun mampu memerankan sang pangeran miskin dengan sangat menyentuh jiwa, sekaligus membakar amarah pemirsa yang turut merasakan kemarahan sang pangeran karena keserakahan saudaranya.

Kita tunggu saja, apakah “Jackpot” bisa lebih unggul daripada pendahulunya, “Six Flying Dragons”. Dengan pemilihan aktor dan aktris yang sama-sama punya nama, seharusnya “Jackpot” bisa unggul, atau, paling tidak, dapat mengimbangi.