Sinopsis "The Man Living in Our House" (26 Oktober 2016)

Ada sedikit kabar buruk bagi penggemar Yoo Seung ho yang sudah kita kenal baik dalam drama Korea terakhirnya, yakni “Remember—Son’s War”, bakal terjun ke drama komedi. Tentu, hal ini sedikit mengejutkan, mengingat sebelumnya ia selalu berperan sebagai sosok pria serius dan terkadang melankolis. Jika saja dia menerima tawaran bermain dalam drama korea 2016 ini, maka ia akan mengubah karakternya menjadi sosok yang cerita dan jenaka.

 

 

 

Sayang, dia baru-baru saja menolak melakoni karakter dalam drama yang diadaptasi dari web toon yang berjudul “The Man Living in Our House”, karangan dari penulis web toon anda, Yoo Hyun-sook yang sudah sangat beken melalui “Ho-gu’s Love” and “I Steal Peeks At Him Every Day”,

 

Kisah ini diangkat ke sebuah drama seri dengan judul yang sama. Pastinya, drama korea terbaru ini ingin mengulang sukses beberapa K-drama yang diadopsi dari webtoon, dimana mayoritas dari mereka berhasil meraih rating tinggi. Kabar yang paling santer terdengar adalah “The Man Living in Our House” akan ditayangkan usai penayangan “Moonlight Drawn By Clouds” yang berakhir pada 25 Oktober 2016 dan sebelum “Hwarang: The Beginning”.

Jam tayangnya? Tentu di jam tayang yang paling strategis yakni hari Senin dan Selasa, pukul 21:55. Jam tayang ini sempat ditempati oleh drama-drama dengan hasil rating dan share lumayan yakni “Oh My Venus”, “Moorim School”, “Neighborhood Lawyer Jo Deul Ho”, “Baek Hee Has Returned”, dan “Beautiful Mind”.

Menariknya, drama “The Man Living in Our House” yang berbau komedi justru disutradarai oleh Kim Jung-min, yang terkenal dengan drama historikal seperti “Joseon Gunman” dan “Princess’s Man”. Sedangkan penulis naskah adaptasi dari web toon ke naskah drama adalah Kim Eun-jung, yang kita kenal melalui korean drama “Flower Boy Next Door”.  

 

 

Kalau proyek drama ini ‘dijalankan’ oleh nama-nama beken, maka kita patut berharap sangat banyak. Apalagi, drama “Flower Boy Next Door” jauh lebih baik dari beberapa drama yang tidak sesuai dengan versi asli web toon, seperti “Cheese In The Trap”.

 

Adapun inti cerita dari “The Man Living in Our House,”adalah kisah seorang wanita muda yang harus menjalani kehidupan yang berbalik 180 derajat setelah bertemu dengan seorang pria yang mengaku sebagai ayah tirinya. Wah, dimana sisi anehnya? Bukankah banyak sekali ayah tiri yang bertemu dengan anak angkatnya setelah lama berpisah, baik itu secara kebetulan maupun direncanakan?

Namanya juga drama korea komedi, apalagi yang disadur dari web toon. Pastinya ada saja keunikan. Yang unik dari sosok sang ayah tiri ini adalah, ia memiliki umur yang sama dengan si anak tiri. Lalu, dimana sang ibu kandung? Ternyata si ibu kandung sudah meninggal. Yang lebih unik lagi, si ayah tiri ini menunjukkan surat nikah pada satu hari sebelum kematian ibunya.

Kini, yang terpenting untuk diselidiki adalah alasan mengapa si ayah tiri ini sampai mati-matian mencari si anak tiri? Sang anak tiri, yakni tokoh utama kita, sedikit bingung karena si ayah tiri mengaku sangat mencintai ibunya, dan berniat untuk menjaga anak dari wanita yang ia cintai. Entah alasan ini benar atau tidak, tentu nantinya ada jawabannya di akhir drama yang akan disajikan selama 60 episode ini.

 

 

Belum dapat dipastikan siapa nantinya yang akan berperan sebagai ayah tiri. Kalau dia seganteng Yoo Seung-ho, pastinya, tidak mungkin si anak tiri akan segera melaporkannya ke polisi, karena ia punya tampang innocent. Namun, untuk jatuh cinta pun riskan, karena statusnya adalah ayah tiri, meskipun tidak ada ikatan secara biologis.

Padahal, banyak pihak mengharapkan kehadiran Yoo Seung-hoo, karena semua kiprahnya di dunia hiburan selalu menarik perhatian. Ia memulai karirnya bukan sebagai aktor. Hanya saja, kehidupan pribadinya jauh lebih mengesankan. Ia terlahir dari keluarga yang sangat miskin, yakni buruh tani di sebuah desa kecil, Incheon.

 

 

Ia mengawali karirnya sebagai bintang iklan, karena sang ibu mengirimkan fotonya ke sebuah agen iklan, yang kebetulan tidak sedang ingin menggunakan model profesional untuk mengiklankan produknya, namun  justru mengharapkan ‘wajah baru’,

Ia bukan hanya beruntung, tetapi ia memanfaatkan keberuntungan ini dengan mengasah kemampuannya berpose di depan kamera. Hingga suatu hari, ia mendapatkan tawaran bermain dalam sebuah film “The Way Home”, sebagai pemeran bocah kota yang sok, yang akhirnya mencintai negaranya saat ia dipaksa untuk menghabiskan liburan musim panas bersama dengan neneknya yang tuna rungu. Menariknya, drama korea dengan budget rendah ini justru meraih box office di tahun 2002 dan berhasil meraup keuntungan sebesar 4 juta won. Tentu saja, ia pun ikutan ngetop.

 

 

Cukup soal si aktor utama. Siapa kiranya yang menjadi si anak tiri? Ternyata nama Soo Ae terpilih untuk memerankan tokoh utama yang berprofesi sebagai pramugari ini. Si cantik nan berbakat ini bakal mati-matian membuktikan bahwa si ayah tiri ini adalah penyebab kematian ibunya.

Selama ini, Soo Ae sanggup memerankan peran-peran ‘berat’. Kali ini, memang perannya bukanlah karakter yang patut dianggap enteng. Hanya saja, aktingnya di drama komedi mungkin sedikit ‘tidak biasa’. Sebelumnya kita mengenalnya dalam film “Mask”, dimana ia berperan sebagai sosok wanita kaya yang judes, serta presiden wanita yang kejam dalam “Yawang” serta pasien Alzheimer sekarat dalam “Thousand Day Promise”.